Pesta Durian 1 Ton, Wisatawan Bayar Rp133 Ribu di Vietnam
Di tengah suhu panas yang ekstrem pada akhir pekan, sejumlah besar warga Ho Chi Minh City, Vietnam, rela mengantre panjang untuk merasakan pengalaman unik di festival prasmanan durian. Acara yang digelar oleh Vina T&T Group ini menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati durian sepuasnya dengan membayar tiket masuk sebesar VND199.000 atau sekitar Rp133 ribu.
Festival ini menjadi salah satu yang terbesar di Vietnam, di mana penyelenggara menyediakan satu ton durian segar, khususnya jenis Ri6 premium yang diambil langsung dari perkebunan subur di Delta Mekong. Dalam acara yang berlangsung, setiap pengunjung termasuk wisatawan, diberikan waktu satu jam untuk menikmati durian sebanyak mungkin.
Rata-rata, festival ini berhasil menarik sekitar 60 pengunjung setiap harinya, sebuah angka yang signifikan mengingat keterbatasan tempat dan waktu yang dibutuhkan untuk memotong buah tersebut. Selain menawarkan pengalaman kuliner yang menarik, acara ini juga memiliki misi ekonomi yang penting. “Konsep prasmanan ini tidak hanya memberikan pengalaman makan baru, tetapi juga mempromosikan komoditas unggulan daerah dan mendukung petani lokal dengan mendekatkan produk mereka kepada konsumen,” ungkap salah satu pengunjung, Hoang Anh Tuan, yang merupakan penggemar berat durian.
Tuan optimis bisa menghabiskan dua hingga tiga buah durian utuh dalam satu sesi. Meski demikian, beberapa pengunjung lainnya memilih untuk membatasi konsumsi mereka agar tidak mengalami efek samping kesehatan, seperti pusing atau lonjakan tekanan darah akibat kandungan gas dan gula yang tinggi dalam durian.
Tren festival prasmanan durian semakin meningkat di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir, terutama di negara-negara penghasil utama seperti Thailand dan Malaysia. Melihat potensi pasar yang besar untuk tahun ini, beberapa jaringan hotel internasional di Asia mulai menjajaki peluang bisnis baru dengan menggandeng pemilik agrowisata untuk menawarkan paket tur khusus prasmanan durian bagi wisatawan mancanegara.
